Rabu, 30 Mei 2012

Cokelat


Cokelat adalah sebutan untuk hasil olahan makanan atau minuman dari biji kakao (Theobroma cacao).Cokelat pertama kali dikonsumsi oleh penduduk Mesoamerika kuno sebagai minuman.
Cokelat umumnya diberikan sebagai hadiah atau bingkisan di hari raya. Dengan bentuk, corak, dan rasa yang unik, cokelat sering digunakan sebagai ungkapan terima kasih, simpati, atau perhatian bahkan sebagai pernyataan cinta. Cokelat juga telah menjadi salah satu rasa yang paling populer di dunia, selain sebagai cokelat batangan yang paling umum dikonsumsi, cokelat juga menjadi bahan minuman hangat dan dingin.

Sejarah cokelat

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/18/Hot_chocolate.jpg/220px-Hot_chocolate.jpg
http://bits.wikimedia.org/static-1.20wmf3/skins/common/images/magnify-clip.png
Segelas cokelat panas. Menurut sejarahnya Cokelat pada awalnya diminum dan tidak dimakan.
Cokelat dihasilkan dari kakao (Theobroma cacao) yang diperkirakan mula-mula tumbuh di daerah Amazon utara sampai ke Amerika Tengah. Mungkin sampai ke Chiapas, bagian paling selatan Meksiko. Orang-orang Olmec memanfaatkan pohon dan, mungkin juga, membuat “cokelat” di sepanjang pantai teluk di selatan Meksiko. Dokumentasi paling awal tentang cokelat ditemukan pada penggunaannya di sebuah situs pengolahan cokelat di Puerto Escondido, Honduras sekitar 1100 -1400 tahun SM . Residu yang diperoleh dari tangki-tangki pengolahan ini mengindikasikan bahwa awalnya penggunaan kakao tidak diperuntukkan untuk membuat minuman saja, namun selput putih yang terdapat pada biji kokoa lebih condong digunakan sebagai sumber gula untuk minuman beralkohol.
Residu cokelat yang ditemukan pada tembikar yang digunakan oleh suku Maya kuno di Río Azul, Guatemala Utara, menunjukkan bahwa Suku Maya meminum cokelat di sekitar tahun 400 SM. Peradaban pertama yang mendiami daerah Meso-Amerika itu mengenal pohon “kakawa” yang buahnya dikonsumsi sebagai minuman xocolātl yang berarti minuman pahit. Menurut mereka, minuman ini perlu dikonsumsi setiap hari, entah untuk alasan apa. Namun, tampaknya cokelat juga menjadi simbol kemakmuran. Cara menyajikannya pun tak sembarangan. Dengan memegang wadah cairan ini setinggi dada dan menuangkan ke wadah lain di tanah, penyaji yang ahli dapat membuat busa tebal, bagian yang membuat minuman itu begitu bernilai. Busa ini sebenarnya dihasilkan oleh lemak kokoa (cocoa butter) namun kadang-kadang ditambahkan juga busa tambahan. Orang Meso-Amerika tampaknya memiliki kebiasaan penting minum dan makan bubur yang mengandung cokelat. Biji dari pohon kakao ini sendiri sangat pahit dan harus difermentasi agar rasanya dapat diperolah. Setelah dipanggang dan dibubukkan hasilnya adalah cokelat atau kokoa. Diperkirakan kebiasaan minum cokelat suku Maya dimulai sekitar tahun 450 SM - 500 SM. Konon, konsumsi cokelat dianggap sebagai simbol status penting pada masa itu. Suku Maya mengonsumsi cokelat dalam bentuk cairan berbuih ditaburi lada merah, vanila, atau rempah-rempah lain. Minuman Xocoatl juga dipercaya sebagai pencegah lelah, sebuah kepercayaan yang mungkin disebabkan dari kandungan theobromin di dalamnya.
Ketika peradaban Maya klasik runtuh (sekitar tahun 900) dan digantikan oleh bangsa Toltec, biji kokoa menjadi komoditas utama Meso-Amerika. Pada masa Kerajaan Aztec berkuasa (sampai sekitar tahun 1500 SM) daerah yang meliputi Kota Meksiko saat ini dikenal sebagai daerah Meso-Amerika yang paling kaya akan biji kokoa. Bagi suku Aztec biji kokoa merupakan “makanan para dewa” (theobroma, dari bahasa Yunani). Biasanya biji kokoa digunakan dalam upacara-upacara keagamaan dan sebagai hadiah.
Cokelat juga menjadi barang mewah pada masa Kolombia-Meso Amerika, dalam kebudayaan mereka yaitu suku Maya, Toltec, dan Aztec biji kakao (cacao bean) sering digunakan sebagai mata uang [3]. Sebagai contoh suku Indian Aztec menggunakan sistem perhitungan dimana satu ayam turki seharga seratus biji kokoa dan satu buah alpukat seharga tiga biji kokoa [4]
Sementara tahun 1544 M, delegasi Maya Kekchi dari Guatemala yang mengunjungi istana Spanyol membawa hadiah, di antaranya minuman cokelat.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/b/b5/Melted_chocolate.jpg/220px-Melted_chocolate.jpg
http://bits.wikimedia.org/static-1.20wmf3/skins/common/images/magnify-clip.png
Cokelat cair.
Di awal abad ke-17, cokelat menjadi minuman penyegar yang digemari di istana Spanyol. Sepanjang abad itu, cokelat menyebar di antara kaum elit Eropa, kemudian lewat proses yang demokratis harganya menjadi cukup murah, dan pada akhir abad itu menjadi minuman yang dinikmati oleh kelas pedagang. Kira-kira 100 tahun setelah kedatangannya di Eropa, begitu terkenalnya cokelat di London, sampai didirikan “rumah cokelat” untuk menyimpan persediaan cokelat, dimulai di rumah-rumah kopi. Rumah cokelat pertama dibuka pada 1657.
Pada tahun 1689 seorang dokter dan kolektor bernama Hans Sloane, mengembangkan sejenis minuman susu cokelat di Jamaika dan awalnya diminum oleh suku apothekari, namun minuman ini kemudian dijual oleh Cadbury bersaudara [5].
Semua cokelat Eropa awalnya dikonsumsi sebagai minuman. Baru pada 1847 ditemukan cokelat padat. Orang Eropa membuang hampir semua rempah-rempah yang ditambahkan oleh orang Meso-Amerika, tetapi sering mempertahankan vanila. Juga mengganti banyak bumbu sehingga sesuai dengan selera mereka sendiri mulai dari resep khusus yang memerlukan ambergris, zat warna keunguan berlilin yang diambil dari dalam usus ikan paus, hingga bahan lebih umum seperti kayu manis atau cengkeh. Namun, yang paling sering ditambahkan adalah gula. Sebaliknya, cokelat Meso-Amerika tampaknya tidak dibuat manis.
Cokelat Eropa awalnya diramu dengan cara yang sama dengan yang digunakan suku Maya dan Aztec. Bahkan sampai sekarang, cara Meso-Amerika kuno masih dipertahankan, tetapi di dalam mesin industri. Biji kokoa masih sedikit difermentasikan, dikeringkan, dipanggang, dan digiling. Namun, serangkaian teknik lebih rumit pun dimainkan. Bubuk cokelat diemulsikan dengan karbonasi kalium atau natrium agar lebih mudah bercampur dengan air (dutched, metode emulsifikasi yang ditemukan orang Belanda), lemaknya dikurangi dengan membuang banyak lemak kokoa (defatted), digiling sebagai cairan dalam gentong khusus (conched), atau dicampur dengan susu sehingga menjadi cokelat susu (milk chocolate).

Rasa cokelat

Rasa cokelat masih sulit didefinisikan. Dalam bukunya Kaisar Cokelat (Emperors of Chocolate), Joel Glenn Brenner menggambarkan riset terkini tentang rasanya. Menurutnya rasa cokelat tercipta dari campuran 1.200 macam zat, tanpa satu rasa yang jelas-jelas dominan. Sebagian dari zat itu rasanya sangat tidak enak kalau berdiri sendiri. Karenanya, sampai kini belum ada rasa cokelat tiruan.
Efek psikologis yang terjadi saat menikmati cokelat dikarenakan titik leleh lemak kokoa ini terletak sedikit di bawah suhu normal tubuh manusia. Sebagai ilustrasi, bila anda memakan sepotong cokelat, lemak dari cokelat tersebut akan lumer di dalam mulut. Lumernya lemak kokoa menimbulkan rasa lembut yang khas dimulut, riset terakhir dari BBC mengindikasikan bahwa lelehnya cokelat di dalam mulut meningkatkan aktivitas otak dan debaran jantung yang lebih kuat daripada aktivitas yang dihasilkan dari ciuman mulut ke mulut, dan juga akan terasa empat kali lebih lama bahkan setelah aktivitas ini berhenti

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Biografi


Johnny Depp
Johnny Depp (lahir di Owensboro, Kentucky, Amerika Serikat, 9 Juni 1963; umur 48 tahun terlahir dengan nama John Christopher Depp II) adalah seorang aktor asal Amerika Serikat yang pernah dinominasikan dalam Academy Award. Ia terkenal karena pandai memainkan beraneka ragam tokoh-.


Karier Film
Johnny memerankan Willy Wonka, pemilik perusahaan cokelat dalam Charlie and The Chocolate Factory yang juga dibintangi oleh Helena Bonham Carter. Pada tahun 2004 Johnny bermain dalam film thriller psikologi Secret Window yang merupakan adaptasi dari novel dengan judul yang sama karangan Stephen King.Sutradara Tim Burton untuk kali ketiga mengajak dia bermain dalam Alice in Wonderland sebagai Mad Hatter. Ia juga memerankan peran sebagai Jack Sparrow, tokoh utama dalam seri film Pirates of Carribean

Karier Serial TV

Johnny Depp dikenal perannya sebagai detektif dalam serial 21 Jump Streets yang pernah ditayangkan RCTI.

Kehidupan Pribadi

Johnny pernah menjalin asmara dengan aktris Hollywood yang merupakan lawan mainnya dalam Edward's Scissorhand.Setelah hubungan mereka retak Johnny mengencani supermodel Inggris Kate Moss namun hubungan ini pun tidak bertahan. Hubungan kasihnya yang terakhir dengan penyanyi Vanessa Paradis, dan mereka telah dikarunia 2 anak tanpa pernikahan.Sebelum tinggal bersama dengan Vanessa, Depp pernah menikah dengan Lori Anne Allison yang berprofesi sebagai make up artis. Rumah tangga pasangan ini tak bertahan lama. Keduanya bercerai setelah tiga tahun menikah

Filmografi

Tahun
Judul
Peran
Keterangan
Barbanas Collins
pertama kali berperan sebagai vampire
Paul Kemp

Jack Sparrow

Rango / Lars (suara)
Film animasi
Frank Tupelo

Mad Hatter

John Dilinger

Narator

Sweeney Todd/Benjamin Barker


pertama kalinya ia memerankan karakter yang sama dalam satu film.

Victor Van Dort


Sir James Matthew Barrie
nominasi Academy Award
Mort Rainey

Sands

nominasi Academy Award

Cesar
dirilis terbatas

Roux

Lt. Victor

Dean Corso

Constable Ichabod Crane

Commander Spencer Armacost


Donnie Brasco/Joseph D. 'Joe' Pistone



Gene Watson

William Blake

Don Juan

Ed Wood

Gilbert Grape

Sam

Teen on TV
dengan alias "Oprah Noodlemantra"
Edward Scissorhands

Wade "Cry-Baby" Walker

Private Gator Lerner

Jack

Glen Lantz

 

 

 

Penghargaan

Pemenang

2006 People's Choice Award
bintang film pria terfavorit
2005 People's Choice Award
bintang film pria terfavorit
2004 MTV Movie Award
Aktor berpenampilan terbaik
Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl
2004 MTV Movie Award Mexico
Penampilan terbaik
Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl
2004 IFTA Award
Aktor internasional terbaik
Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl
2004 Teen Choice Award
Aksi film laga pilihan
Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl
2004 Teen Choice Award
Trik film pilihan
Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl
2003 Screen Actors Guild Awards
Aktor utama berpenampilan yang mengesankan
Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl
2000 Blockbuster Entertainment Awards
Aktor favorit - Horror
Sleepy Hollow
1999 Screen Actors Guild Awards
Bintang di Walk of Fame
Motion Picture, 16 November 1999, At 7020 Hollywood Blvd.
1999 César Awards, France
Honorary Award
1998 Golden Aries (Russian Guild of Film Critics)
Best Foreign Actor
Fear and Loathing in Las Vegas
1996 London Critics Circle Film Awards
ALFS Award: Actor of the Year
Ed Wood and Don Juan DeMarco
1990 ShoWest Award
Male Star of Tomorrow

Nominasi

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas